Bisnis dropshipping adalah contoh bisnis yang populer saat ini. Banyaknya pilihan barang yang bisa dijual membuat tingkat persaingan antar dropshipper lain kian kompetitif.
Apa itu Dropship? Dropship adalah model bisnis dimana seseorang bekerjasama dengan pemilik atau penjual barang untuk ikut memasarkan dagangannya. Kita gak perlu stock barang dan yang terpenting kita tahu produk apa yang kita jual. Setelah mendapat order an, kita dapat langsung memesan barang ke penjual barang yang kita ajak kerjasama tadi dengan nominal yang telah disepakati. Penjualpun akan mengirimkan barang ke pembeli dengan nama toko online serta alamat kita.
Untuk menjadi dropshipper yang sukses sebenarnya caranya adalah simple. Kita memilih barang yang dibutuhkan banyak orang dan bisa bertahan lama seperti sepatu, baju, jilbab, hijab, buku,dll. Silakan riset sederhana ke marketplace seperti Bukalapak, Shopee dan Tokopedia. Cari dan temukan barang yang penjualannya banyak. Pilih dan pilah seller atau penjual yang sesuai untuk diajak kerjasama dropshipping.
Dalam sebuah pemasaran yang menjadi tolok ukur adalah efektif dan tepat sasaran. Percuma dikunjungi banyak orang namun tidak tertarget. Contohnya jualan busana muslimah yang sudah bekerja, namun kita malah jualan ke anak sekolah, ya kurang tepat sih.
Marketplace serta media sosial masih menjadi tempat favorit untuk berjualan online barang-barang dropshipping. Setiap respon dari calon pembeli kalo bisa harus segera kita tanggapi. Hal ini sangat mungkin terjadi transaksi setelah calon pembeli kepo dan tanya-tanya pada kita.
Agar barang dagangan laris manis, kita bisa mencoba membuat iklan di media sosial, contohnya Facebook. Kita bisa dengan mudah menargetkan target iklan kita dengan tool yang disediakan oleh Facebook untuk pengiklannya. Salah satunya adalah fitur Audience Insight dimana kita bisa mentarget berdasar usia, lokasi, gender, pendidikan, dll.
Ilmu marketing yang juga harus dikuasai oleh seorang dropshipper adalah ilmu copywriting. Kita dituntut untuk menghasilkan kata-kata yang menjual untuk dimasukan di deskripsi produk kita. Buat copy writing yang membuat calon pembeli lekas untuk membeli barang kita. Entah kita mengakalinya bahwa harga barang sedang diskon besar maupun ada ongkir gratis dll. Coba dan lakukan eksperimen terus menerus.
Terakhir, untuk menjadi seorang dropshipper yang sukses dan banyak order an, maka kita harus terus belajar dan pantang menyerah. Kalo kagak ada order ya cari tahu penyebabnya lalu perbaiki. Terus jujurlah pada konsumen, jangan pernah membohongi mereka. Karena nyawa dari jualan online itu sendiri adalah kepercayaan (trust).
Apa itu Dropship? Dropship adalah model bisnis dimana seseorang bekerjasama dengan pemilik atau penjual barang untuk ikut memasarkan dagangannya. Kita gak perlu stock barang dan yang terpenting kita tahu produk apa yang kita jual. Setelah mendapat order an, kita dapat langsung memesan barang ke penjual barang yang kita ajak kerjasama tadi dengan nominal yang telah disepakati. Penjualpun akan mengirimkan barang ke pembeli dengan nama toko online serta alamat kita.
Untuk menjadi dropshipper yang sukses sebenarnya caranya adalah simple. Kita memilih barang yang dibutuhkan banyak orang dan bisa bertahan lama seperti sepatu, baju, jilbab, hijab, buku,dll. Silakan riset sederhana ke marketplace seperti Bukalapak, Shopee dan Tokopedia. Cari dan temukan barang yang penjualannya banyak. Pilih dan pilah seller atau penjual yang sesuai untuk diajak kerjasama dropshipping.
Dalam sebuah pemasaran yang menjadi tolok ukur adalah efektif dan tepat sasaran. Percuma dikunjungi banyak orang namun tidak tertarget. Contohnya jualan busana muslimah yang sudah bekerja, namun kita malah jualan ke anak sekolah, ya kurang tepat sih.
Marketplace serta media sosial masih menjadi tempat favorit untuk berjualan online barang-barang dropshipping. Setiap respon dari calon pembeli kalo bisa harus segera kita tanggapi. Hal ini sangat mungkin terjadi transaksi setelah calon pembeli kepo dan tanya-tanya pada kita.
Agar barang dagangan laris manis, kita bisa mencoba membuat iklan di media sosial, contohnya Facebook. Kita bisa dengan mudah menargetkan target iklan kita dengan tool yang disediakan oleh Facebook untuk pengiklannya. Salah satunya adalah fitur Audience Insight dimana kita bisa mentarget berdasar usia, lokasi, gender, pendidikan, dll.
Ilmu marketing yang juga harus dikuasai oleh seorang dropshipper adalah ilmu copywriting. Kita dituntut untuk menghasilkan kata-kata yang menjual untuk dimasukan di deskripsi produk kita. Buat copy writing yang membuat calon pembeli lekas untuk membeli barang kita. Entah kita mengakalinya bahwa harga barang sedang diskon besar maupun ada ongkir gratis dll. Coba dan lakukan eksperimen terus menerus.
Terakhir, untuk menjadi seorang dropshipper yang sukses dan banyak order an, maka kita harus terus belajar dan pantang menyerah. Kalo kagak ada order ya cari tahu penyebabnya lalu perbaiki. Terus jujurlah pada konsumen, jangan pernah membohongi mereka. Karena nyawa dari jualan online itu sendiri adalah kepercayaan (trust).

0 Komentar
Penulisan markup di komentar